Foto tersangka beserta uang dan perhiasan yang ia gunakan saat beraksi
Karya-BMI.com -- Seorang pria dari Shenzhen ditangkap polisi setelah menyamar sebagai pengusaha real estate tajir di Hong Kong untuk memacing korban. Setidaknya ada enam wanita yang telah terjebak rayuannya, satu diantaranya telat meminjaminya uang sebesar RMB 180.000 atau setara HK $ 206.500.
Menurut surat kabar di Daratan Cina, Laki-laki dengan nama Chan Yong Jun itu mengaku bahwa dia dan keluarganya adalah pengusaha real estate kaya raya dan memiliki investasi bisnis yang sukses kepada calon korban.
Chan mengaku tinggal di hotel berbintang lima, Shangri-La dan memiliki empat mobil mewah. Dia juga menunjukkan tas kerja yang berisi permata, cincin berlian, dan uang RMB 1.000.000 untuk meyakinkan korban.
Salah satu korban yang bermarga Cheung mengatakan kepada media di Daratan Cina bahwa konglomerat palsu itu mampu meluluhkan hatinya dengan mengenalkan dia kepada ayahnya yang sudah lanjut usia, yang belakangan diketahui sebagai salah satu komplotan Chan.
Cheung yang tengah mengandung bayi dari Chan mengatakan bahwa, lelaki itu (Chan) bahkan telah menyatakan cintanya dengan menunjukkan sebuah surat konfirmasi pendaftaran di Hong Kong Marriage Registry sebagai bukti, dan menjanjikan akan membelikan sebuah rumah mewah di Shenzhen. Pihak keluarga Cheung merasa curiga setelah Chan meminta uang sebesar RMB 180.000 sebagai biaya renovasi rumah.
Namun demikian, kecurigaan mereka terhapus setelah Cheung menunjukkan kembali tas yang berisi intan permata serta bergepok-gepok uang sambil berlutut untuk membuktikan ketulusan cintanya. Tetapi tak lama kemudian salah satu teman Cheung melihat Chan tengah bermesraan dengan wanita lain di sebuah pusat perbelanjaan.
Dengan perasaan amarah yang membara, Cheung yang tengah hamil lima bulan pergi ke rumah sakit untuk melakukan aborsi dan melaporkan Chan kepada polisi.
Kepolisian Luohu menemukan fakta mencekat, ternyata Chan adalah mantan terdakwa yang baru saja dibebaskan dengan marga Ban. Dia dijatuhi hukuma 3 tahun penjara atas kecurangannya pada bulan September 2013.
Mobil-mobil mewah yang sering dikendarainya hanyalah mobil sewaan, dan intan permata yang sering diperlihatakan kepada korban hanyalah perhiasan permata murahan. Lebih parah lagi, tumpukan uang RMB 1.000.000 di dalam tas kerjanya ternyata hanya akal-akalan saja. Dia hanya menempatkan selembar uang cetakan RMB 100 dilapisan paling atas "uang-uang neraka". Anda tahu uang neraka? yaitu uang penawaran joss yang sering dibakar saat menyembahyangi orang yang sudah meninggal sebagai sesembahan.