Poto: Jatim Post
Karya-bmi.com -- Kabar memilukan dari salah satu BMI Hong Kong yang di pulangkan sebelum finis kontrak. Antin Rifani (30) Seorang warga Jalan H. Sidik, RT 03, RW 01 Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, nekat bunuh diri.
Informasi dari Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto membenarkan bahwa, aksi nekat bunuh diri yang di lakukan Antin pada Sabtu (22/7) sekitar pukul 15:00 WIB dengan cara gantung diri pada blandar dapur rumahnya.
Koresponden KBMI merangkumkan pernyataan AKP Sudarmanto yang di tulis pada laman Jatim Post bahwa ibunyalah orang pertama yang mengetahui kejadian ini.
"Pada saat itu ibunya yang akan pergi ke dapur, terkejut melihat putrinya dalam keadaan terlentang di lantai dapur dan ada jeratan tali di leher. Dan iapun berteriak meminta bantuan kepada tetangga," ujar AKP Sudarmnato.
Kepala Desa juga hadir dan ikut melakukan evakuasi warganya, namun Antin sudah dalam keadaan tak bernyawa saat di temukan dengan jeratan tali yang masih menempel.
"Selain itu, di dapur juga di temukan bekas penggalan tali yang terputus dan juga bagian yang masih mengikat di blandar dapur." tambah AKP Sudarmanto.
AKP Sudarmanto juga menjelaskan bahwa sebelumnya korban juga pernah melakukan aksi percobaan bunuh diri sebanyak 2 kali, namun berhasil di gagalkan oleh keluarga.
Dalam dugaan awal, Antin mengalami depresi karena di pulangkan dari Hong Kong, sebelum berakhir masa kontraknya kerjanya.
Keluarga menerima kematiaanya dengan ikhlas, dan tidak di temukannya tanda-tanda atau bekas penganiayaan maka jenazah langsung di serahkan kepada keluarga yang kemudian di makamkan di TPU Sukosari. (Red/KBMI)